Selasa, 27 Januari 2015
K E N I K M A T A N H I D U P
K E N I K M A T A N H I D U P
Lafadz Hadits
حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ سَعِيدٍ وَمُجَاهِدُ بْنُ مُوسَى قَالَا حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي شُمَيْلَةَ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مِحْصَنٍ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أَبِيهِ، قال: قال رَسُولُ اللَّهِ مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ آمِنًا فِي سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Sa’id dan Mujahid bin Musa, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Marwan bin Mu’awiyah, telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Abu Syumailah dari Salamah bin ‘Ubaidillah bin Mihshan al-Anshari dari ayahnya dia berkata, “Barangsiapa yang di pagi hari sehat badannya, tenang jiwanya, dan dia mempunyai makanan di hari itu, maka seolah-olah dunia ini dikaruniakan kepadanya.”
Takhrij Hadits
Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ibnu Majah dalam “Sunan”-nya dalam kitab “az-Zuhd”, bab “al-Qana’ah”, dengan nomer hadits (4141), melalui jalur Suwaid dan Mujahid bin Musa dari Marwan bin Mu’awiyah dari ‘Abdurrahman bin Abu Syumailah dari Salamah bin ‘Ubaidullah bin Mihsan al-Anshari dari bapaknya.[1]
Juga dikeluarkan oleh Imam at-Tirmidzi dalam “Shahih”-nya dengan redaksi yang berbeda, dalam kitab “Zuhud Rasulullah –shallallaahu ‘alaihi wa sallam-”, bab “Tawakkal kepada Allah”, dengan nomer hadits (2346), melalui jalur ‘Amru bin Malik dan Mahmud bin Khidasy al-Baghdadi dari Marwan bin Mu’awiyah dari ‘Abdurrahman bin Abu Syumailah al-Anshari dari Salamah bin ‘Ubaidullah bin Mihsan al-Khatmiyyi al-Anshari dari bapaknya. Ibnu Majah menghasankan hadits ini. Abu Isa berkata, “Hadits ini hasan gharib[2]. Kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Marwan in Mu’awiyyah.”[3]
Penjelasan Hadits
Setiap manusia, apalagi sebagai muslim, tentu mendambakan kehidupan yang menyenangkan di dunia ini, bahkan kalau perlu seolah-olah dunia ini menjadi milik kita. Untuk bisa merasakan kehikmatan hidup di dunia ini, ada tiga perkara yang harus dicapai oleh seorang muslim, hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi –shallallaahu ‘alaihi wa sallam- di atas,
مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ آمِنًا فِي سِرْبِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
“Barangsiapa yang di pagi hari sehat badannya, tenang jiwanya, dan dia mempunyai makanan di hari itu, maka seolah-olah dunia ini dikaruniakan kepadanya.”
Untuk memahami lebih dalam tentang apa yang dimaksud oleh Rasulullah –shallallaahu ‘alaihi wa sallam-,
hadits di atas perlu kita pahami dengan baik.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar